Jangan Gampang Menyamakan Orang Lain


Halo kum,
Sudah beberapa waktu kita tidak menyapa kalian ya, karena memang terdapat suatu kendala nih. Jadi baru bisa menyapa lagi di malam yang cerah ini.
Nah, pada tulisan kali ini membahas tentang kenapa kita tidak seharusnya menyamakan orang lain. Bukan berarti tidak boleh ya kum, tapi tidak disarankan. Terdapat beberapa penyebab yang mungkin saja dapat merugikan kita sendiri maupun orang lain. Biasanya sih yang sering disama-samain adalah penampilan ya kum, lalu cara bicara dan sebagainya.
Beberapa penyebabnya adalah :

1. Suka


Jika kita menyamakan seseorang, pasti menghubungkan dua subjek atau lebih kan kum? Nah, dari beberapa subjek itu akan timbul yang namanya 'suka' tapi dipihak yang merasa beruntung. (Maaf kum, alias bisa dibilang yang lebih jelek, norak dll kalau dari penampilan). Bisa bayangin efeknya nggak kum? Tidak menutup kemungkinan dia akan lebih pede, ya tidak menutup kemungkinan juga dia bisa kepedean kan? Ngaca seharian, mikir bener nggak ya dia seperti yang mereka pikir. Eh alih-alih malah bisa kena BDD nih (Body Dysmorphic Disorder).

2. Tidak Suka


Nah kalau ada yang suka, pasti ada yang tidak suka. Adil kan kum? Biasanya ini dipikiran orang yang dirinya merasa lebih ganteng, cantik atau kece dan lain-lain. Ya kali aja dia disamakan dengan orang yang lebih bla bla bla dengan dia? Nah, masih mau disama-samain kum?

3. Perbedaan Sifat / Karakter


Yang ketiga ini hampir setiap individu memiliki sifat yang berbeda-beda, termasuk kita kum. Nah dengan demikian tentu gak bisa dong disama-ratakan? Seperti sifat yang kadang introvet lah, extrovert lah dan lain sebagainya. Dan seperti itu juga yang semestinya dijadikan landasan untuk saling menghargai.

4. Relatif / Perspektif


Nah, mungkin akan seperti ini jika seseorang suka menyamakan. Padahal belum tentu. Sama atau tidak, ganteng atau tidak, cantik atau tidak dan lain lain, tergantung perspektif masing-masing atau bisa dibilang relatif. Yang dikatakan si A belum tentu sama dengan yang dikatakan si B, begitupun si C dan lainnya kum.

Dari beberapa point diatas, bisa disimpulkan kum bahwa terkadang persepsi orang berbeda-beda dan terkadang juga beberapa orang ada yang suka disamakan atau mungkin juga tidak ingin disamakan dengan orang lain. Hanya saja terkadang kita sebagai orang yang melihat, suka bilang 'kok sama ya' 'kok mirip ya' dan lain sebagainya tanpa memikirkan apa akibat yang ditimbulkan. Menyamakan seseorang dalam berbagai hal tentu tidak jadi masalah kan kum? Asal sesuai dengan konteks dan norma yang ada, dan tentunya harus tau bagaimana karakter orang yang menjadi lawan bicara kita ya.
Lebih amannya lagi gaperlu deh di share ke orang lain, biar lebih privasi kum. Tulisan ini ditujukan agar bisa saling mengingatkan agar tidak terjadi kesalah pahaman diantara kita. ceileeh haha.

Terima Kasih.

Kambing Garing,
Catatan Si Garing, Membahas hal-hal yang ada di kehidupan sehari-hari.

Bagikan agar semua mengetahui

Artikel Terkait

Previous
Next Post »