Ciri dan Tanda bahwa Kalian Termasuk Orang yang akan Sukses

Ciri dan Tanda bahwa Kalian Termasuk Orang yang akan Sukses


Halo kum?
Sukses? Siapa yang tidak mau sukses? Tentunya sukses dalam berbagai hal, seperti sekolah, kuliah, kerja, bahkan bisa dibilang ingin sukses dunia dan akhirat. Ya nggak kum?
Nah sebenarnya sudah banyak artikel yang mengulas tentang 'apa sih ciri-ciri orang sukses', 'apa sih tanda-tanda orang sukses' dsb. Tapi karena pada beberapa waktu lalu saya juga sudah membuat tulisan mengenai Beberapa hal yang sepele tapi dapat membanggakan orang tua. Jadi yang hampir berdekatan adalah tentang kesuksesan. Dari artikel itupun juga sudah sedikit mewakili bahwa jika kalian termasuk didalamnya, maka kalian kemungkinan besar akan sukses, karena salah satu motivasi yang berpengaruh untuk sebuah kesuksesan adalah doa dan kebahagian dari orang tua.
Dan biar gak bertele-tele, beberapa ciri & tanda bahwa kalian calon orang sukses dan harus dipertahankan kum.

1. Ulet


Ulet apa Ulat nih kum? Ulet ya.
Secara definisi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Ulet berarti liat atau kuat yang memiliki makna berkemauan keras. Intinya selalu berusaha mencapai apa tujuannya kum. Orang sukses salah satunya perlu yang namanya ulet ini. Dengan kemauan yang tinggi, seseorang tidak akan mudah mengeluh, tidak gampang menyerah untuk mencapai tujuannya. Ulet? Ada kan kum?

2. Mental Baja


Banyak yang bilang sukses juga perlu perjuangan kum, perlu di hina, perlu jatuh dan bangkit lagi, perlu malu dan lain sebagainya. Untuk itu mental yang sekuat baja lah yang seharusnya untuk menghadapi semua itu. Kalau saja mental sudah lemah dan gak berkutik saat ada masalah, gimana bisa maju kum? Percayalah bahwa semua orang yang sudah sukses diatas juga pernah gagal, bahkan kegagalan mereka sangatlah banyak. Hanya saja yang terlihat adalah 'enaknya' aja, yang gak enak mah di skip.

3. Fleksibel dalam Menghadapi Sesuatu


Fleksibel yang dimaksud disini bukan berarti pandai mencari alasan ya kum, lebih tepatnya bisa beradaptasi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. (ya sama aja dengan cari alasan mas, wkwk bukan). Orang yang fleksibel tau bagaimana ia memposisikan diri, tau apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan suatu masalah untuk kebaikan diri sendiri maupun orang lain.

4. Terbuka


Terbuka yang dimaksud bukan yang gak berpakaian kum, tapi terbuka akan kritik&saran dari orang lain. Karena pada dasarnya yang ingin sukses ya manusia biasa. Kita semua adalah manusia biasa, yang tidak luput dari kesalahan. Dengan rasa keterbukaan, kesalahan dapat diingatkan dan dikoreksi untuk bisa saling memperbaiki.


5. Ciptakan suatu Karakter


Setiap individu pasti memiliki karakter yang berbeda-beda, disitulah letak keunikannya kum. Ciptakan karakter yang mudah diterima dan unik dari diri kalian masing-masing. 

6. Tidak Mudah Terlena dengan Pujian


Lebih tepatnya point ini berkaitan dengan point selanjutnya, yakni bersyukur. Daripada bersantai ria menikmati pujian dari orang lain, mending buat hal yang lebih bermanfaat kum. Pujian memang manis, tapi hal yang manis belum tentu baik buat diri kita. Bisa-bisa diabetes nih, wkwk

7. Ikhlas & Bersyukur


Jika kalian sudah memiliki hal ini, maka semua akan terasa lebih diringankan. Dengan ikhlas & bersyukur kalian juga bisa berpikir dengan jernih tanpa adanya gangguan. Ikhlas bukan berarti menandakan diri kita lemah kum, tapi lebih kepada ketulusan hati.

8. Jujur


Banyak yang bilang, "Kalau jujur terus kapan 'kaya nya'. ". Bukan tentang kaya atau tidak kum, tapi jujur menurut saya adalah tentang ketenangan hati. Jika kalian sudah memilikinya, setidaknya rasa aman dan nyaman akan selalu menyertai kalian kum. Banyak yang dirasa sudah sukses tapi pikirannya kacau balau, gak bisa tenang dan lain sebagainya.


Nah, sudah siap untuk sukses kum?
Mana yang ada pada diri kalian?

Kambing Garing,
Catatan Si Garing, Membahas hal-hal yang ada di kehidupan sehari-hari.

Jangan Gampang Menyamakan Orang Lain


Halo kum,
Sudah beberapa waktu kita tidak menyapa kalian ya, karena memang terdapat suatu kendala nih. Jadi baru bisa menyapa lagi di malam yang cerah ini.
Nah, pada tulisan kali ini membahas tentang kenapa kita tidak seharusnya menyamakan orang lain. Bukan berarti tidak boleh ya kum, tapi tidak disarankan. Terdapat beberapa penyebab yang mungkin saja dapat merugikan kita sendiri maupun orang lain. Biasanya sih yang sering disama-samain adalah penampilan ya kum, lalu cara bicara dan sebagainya.
Beberapa penyebabnya adalah :

1. Suka


Jika kita menyamakan seseorang, pasti menghubungkan dua subjek atau lebih kan kum? Nah, dari beberapa subjek itu akan timbul yang namanya 'suka' tapi dipihak yang merasa beruntung. (Maaf kum, alias bisa dibilang yang lebih jelek, norak dll kalau dari penampilan). Bisa bayangin efeknya nggak kum? Tidak menutup kemungkinan dia akan lebih pede, ya tidak menutup kemungkinan juga dia bisa kepedean kan? Ngaca seharian, mikir bener nggak ya dia seperti yang mereka pikir. Eh alih-alih malah bisa kena BDD nih (Body Dysmorphic Disorder).

2. Tidak Suka


Nah kalau ada yang suka, pasti ada yang tidak suka. Adil kan kum? Biasanya ini dipikiran orang yang dirinya merasa lebih ganteng, cantik atau kece dan lain-lain. Ya kali aja dia disamakan dengan orang yang lebih bla bla bla dengan dia? Nah, masih mau disama-samain kum?

3. Perbedaan Sifat / Karakter


Yang ketiga ini hampir setiap individu memiliki sifat yang berbeda-beda, termasuk kita kum. Nah dengan demikian tentu gak bisa dong disama-ratakan? Seperti sifat yang kadang introvet lah, extrovert lah dan lain sebagainya. Dan seperti itu juga yang semestinya dijadikan landasan untuk saling menghargai.

4. Relatif / Perspektif


Nah, mungkin akan seperti ini jika seseorang suka menyamakan. Padahal belum tentu. Sama atau tidak, ganteng atau tidak, cantik atau tidak dan lain lain, tergantung perspektif masing-masing atau bisa dibilang relatif. Yang dikatakan si A belum tentu sama dengan yang dikatakan si B, begitupun si C dan lainnya kum.

Dari beberapa point diatas, bisa disimpulkan kum bahwa terkadang persepsi orang berbeda-beda dan terkadang juga beberapa orang ada yang suka disamakan atau mungkin juga tidak ingin disamakan dengan orang lain. Hanya saja terkadang kita sebagai orang yang melihat, suka bilang 'kok sama ya' 'kok mirip ya' dan lain sebagainya tanpa memikirkan apa akibat yang ditimbulkan. Menyamakan seseorang dalam berbagai hal tentu tidak jadi masalah kan kum? Asal sesuai dengan konteks dan norma yang ada, dan tentunya harus tau bagaimana karakter orang yang menjadi lawan bicara kita ya.
Lebih amannya lagi gaperlu deh di share ke orang lain, biar lebih privasi kum. Tulisan ini ditujukan agar bisa saling mengingatkan agar tidak terjadi kesalah pahaman diantara kita. ceileeh haha.

Terima Kasih.

Kambing Garing,
Catatan Si Garing, Membahas hal-hal yang ada di kehidupan sehari-hari.

Tipe-Tipe Pejuang Wifi


Halo kum?
Sebagaimana semakin berkembangnya zaman, semakin maju juga perkembangan transportasi, industrialisasi dan lain sebagainya tidak terkecuali informasi dan komunikasi kan kum? Nah salah satu yang menjadi favorit di kalangan remaja kali ini adalah dengan adanya wifi. Ya meskipun penemuannya tidak tergolong baru, seperti yang dikatakan sumber adalah mulai pada tahun 1991. Tetapi tetap wifi bisa menjadi salah satu andalan dari beberapa kalangan untuk bisa menikmati informasi-informasi yang ada di dunia maya.
Dengan bermodal secukupnya, pengguna bisa menggunakan layanan wifi sesuai keinginannya. Tempatnya bermacam-macam kum. Bisa kedai, angkringan, cafe, wifi corner, kampus, sekolah dan masih banyak lagi. Nah, dari situ ane akan sedikit membahas beberapa tipe dari pejuang wifi.

1. Gamer


Dengan kecepatan wifi yang memadai, seorang gamer tidak luput dari kawasan ini kum. Biasanya gamer ini memainkan online game yang memang membutuhkan koneksi cepat dan stabil. Tidak tanggung-tanggung juga kum, terkadang gamer ini tidak hanya seorang saja, tapi bisa dengan komplotan se-tim dari permainan yang akan dimainkan. Seru-seru deh..

2. Downloader (Film, Software, dsb)


Dengan alih-alih yang hampir sama dengan pada point sebelumnya, jenis ini juga bisa dibilang memanfaatkan koneksi yang cepat kum. Tetapi kadang tipe ini bisa menjadi musuh besar bagi tipe Gamer nih, pasalnya terkadang koneksi bisa terganggu atau termakan kecepatannya dengan banyaknya jumlah 'jurus' yang dikeluarkan, apalagi kadang ada yang main cut-cut jaringan dsb. Hehe

3. Updater


Alasannya juga sama, bisa karena kecepatan dan memang harganya terjangkau dan asik, serta gak makan kuota alias unlimited. Tipe ini biasanya datang dengan niatan update seluruh aplikasi atau software yang ada di handphone atau laptopnya kum. Ya mungkin beberapa berpikiran 'daripada beli kuota dan makan kuota banyak toh ntar juga update lagi'. Nah, siapa yang gini kum? Haha

4. Nongki sama pacar


Nah, lain lagi alasan untuk yang satu ini. Ibarat sambil menyelam minum kopi, tipe ini bisa jadi berpikiran bahwa 'sambil nongki ditemenin pacar, sambil ditemenin wifi kan enak'. Dan biasanya si cewek sih downloader juga (film drakor dll). Hehe Siapa yang gini?

5. J*nes


Jika ada point yang diatas, pasti ada tipe ini kum yang siap menerkam kalian jika kalian lengah. Haha kidding kum. Tidak menutup kemungkinan salah satu pejuang wifi adalah dengan niatan mengisi hal-hal yang bermanfaat nih, seperti nulis blog kayak gini, cari penghasilan tambahan buat emak babeh, dan lain-lain kum. Jones gak hanya ngenes aja nih kum, jika dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kebaikan dirinya sendiri dan orang lain. Wkwk Jones mode on nih.

Nah, itulah kum beberapa tipe pejuang wifi menurut catatan si garing. Masih banyak tipe-tipe yang harusnya dibahas juga, tergantung oleh sudut pandang masing-masing. Tapi apapun niatannya semoga menjadikan pembelajaran yang bermanfaat bagi penggunanya. Jadi tidak sia-sia kum ditemukannya wifi. Haha

Bonusnya nih kum,


Terima Kasih.

Kambing Garing,
Catatan Si Garing, Membahas hal-hal yang ada di kehidupan sehari-hari.